Nama saya XXXXXXXX. Saya lahir pada dd-mm-yyyy di sebuah dusun atau perkampungan kecil yang berada di sebelah selatan kota X, Lebih tepatnya Kabupaten X, Kecamatan X, Provinsi X dan Desa X. Saya dilahirkan dari keluarga yang cukup bahagia, cukup sederhana dan sangat harmonis, bersama kedua orang tua dan seorang kakak perempuan. Dengan adanya keluarga membuat saya semangat, termotivasi untuk melakukan hal – hal yang berguna dan juga mencapai cita – cita yang saya inginkan agar dapat meringankan beban orang tua serta membahagiakan keduanya.

Saya telah menempuh pendidikan selama 12 tahun dari SD hingga SMK. Saya termasuk orang yang cukup cerdas dan pintar dalam setiap mata pelajaran, dengan dibuktikan masuk 10 Besar. Untuk itu saya cukup bangga dengan apa yang saya capai saat ini.  Sejak semasa SD antara tahun 2007 hingga 2013 saya pernah menjadi wakil sekolah dalam jambore siaga pramuka tingkat SD walaupun tidak mendapatkan juara, wakil dari pramuka tingkat siaga dalam rangka upacara hari pramuka, dan LCC Pramuka (Lomba Cerdas Cermat Pramuka) tingkat kecamatan yang berhasil mendapat juara harapan IV. Saya cukup bangga walaupun hanya sekedar prestasi kecil yang pernah saya lakukan, setidaknya mereka percaya terhadap saya menjadi wakil dari sekolah. Tahun 2013 Lulus SD N X, saya kembali meneruskan sekolah ke salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di kecamatan Toroh, yaitu SMP N X yang jaraknya sangat dekat dengan rumah saya mungkin hanya sekitar 500 meter. Disana saya bertemu dengan teman – teman baru, yang membuat saya cukup bahagia menjadi salah satu Keluarga Besar SMP N X. Saya lalui sekolah menengah pertama selama 3 tahun.

Setelah Lulus tahun 2016, awalnya saya ingin melanjutkan ke salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri di satu-satunya SMA yang ada di Kecamatan Toroh, itu karena awalnya atas ajakan teman saya, karena saat itu yang saya pikirkan hanya setelah Lulus Sekolah Menengah Umum adalah Secepatnya Kerja, dan banyaknya teman saya yang memilih untuk masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan. Setelah berfikir agak cukup lama, akhirnya saya memilih untuk melanjutkan sekolah ke salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Kota, yaitu SMK N X. Tahun 2016 saya mendaftarkan diri saya, mengikuti tahapan seleksi tes, dan juga bersaing dengan anak-anak lainnya karena SMK N X merupakan salah satu sekolah favorit yang berada di Kabupaten X, awalnya saya ragu dengan jurusan yang saya pilih sebab hanya satu jurusan saja yang saya pilih padahal saat pendaftaran diberi kesempatan memilih dua jurusan, karena dari nilai Ujian/tes saya yang cukup bagus dan tinggi. Saya masuk dan ambil jurusan di bidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Saat sekolah di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) negeri favorit, saya merasa mendapatkan jati diri saya dengan adanya teman baru yang mayoritas laki-laki (karena memang sekolah saya mayoritas laki-laki), bersama teman-teman baru di SMK saya telah melalui banyak cerita yang seru dan mungkin sedikit konyol. Masa-masa saya di SMK akan jadi kenangan yang paling indah dari 12 tahun saya sekolah. Tidak ada tekanan berlebih seperti masa-masa SMP dulu. Pada saat mos juga lebih asik, untuk tiap tahunnya setiap sehabis kenaikan kelas sekolah saya SMK mengadakan yang namanya kesamaptaan (sejenis tes fisik untuk tujuan melatih kedisiplinan) yang dilaksanakan antara 3-5 hari, anggota TNI sebagai pengampunya, dan tidak terlalu keras juga sih tapi seru. Dari masa-masa tersebut lah awal kelas 10 saya mulai memiliki teman-teman yang super baik dan peduli

Setelah Lulus Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2020, saya pergi meninggalkan kampung tercinta menuju Klaten, tujuan saat itu adalah tempat tinggal  kakak saya. Pada saat akhir-akhir kelas 12 saya bingung entah ingin melanjutkan kerja atau kuliah, dengan memilih SMK seharusnya memang diperuntukkan agar setelah lulus langsung bekerja, tapi kenyataannya tidak seperti itu karena jurusan saya di SMK yaitu Teknik Komputer dan Jaringan tidak terlalu menjamin kualitasnya di dunia kerja dibandingkan jurusan-jurusan lain, inilah yang membuat saya ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi dengan memilih untuk kuliah. Pertama, saya mencoba keberuntungan untuk mengikuti PTK di salah satu sekolah di Bekasi, ada 5 tahapan untuk sampai bisa diterima di PTK tersebut. Tahap pertama dan kedua adalah tahap yang cukup mudah karena hanya pendaftaran dan tahap administrasi saja, tahap ketiga adalah TWK tahap tersebut yang sangat sulit menurut saya karena penggabungan dari pelajaran PPKN yang sangat jarang saya pelajari semasa sekolah, pelajaran Matematika, dan Kepribadian, semua itu ada didalam tes TWK. Saya belajar dengan sangat sungguh-sungguh untuk mencapai semua itu dan hasilnya saya mendapatkan nilai yang cukup tinggi dan memuaskan sehingga bisa membawa saya ke tahap selanjutnya, tahap ke-empat adalah kesehatan (kesum dan keswa) berlangsung selama 2 hari dan kesamaptaan hanya sehari, di tahap ini lah saya gagal untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya yang hanya kurang 1 tahap lagi. Mungkin itu bukan rezeki saya dan saya akan mencoba lagi di tahun-tahun berikutnya karena masih ada kesempatan.

Dari kegagalan tersebut saya bingung untuk melanjutkan kuliah kemana, lokasi yang saya tuju adalah di Yogyakarta. Banyak sekali kampus-kampus ternama yang ada di Yogyakarta tetapi biaya perkuliahannya yang sangat mahal pada waktu itu keluarga yang sangat pas-pasan saya terutama ayah yang sudah bekerja keras untuk anaknya selama ini sangat keberatan akan biaya yang ditetapkan pada setiap kampus. Lalu, setelah mencari cukup lama akhirnya saya mendapatkan kampus yang pas dengan akreditasinya yang cukup baik yaitu di Universitas Janabadra saya masuk dengan mengambil jurusan Informatika. Saya mendapatkan teman baru lagi walaupun belum terlalu akrab karena masih terjadi yang namanya pandemi covid-19 yang membuat perkuliahan menjadi kuliah online dan juga pengetahuan baru saya yang belum saya dapatkan selama di SMK.

Menurut teman – teman saya, saya adalah pribadi yang pendiam namun jika sudah mengenal saya lebih jauh mungkin saya sama konyolnya dengan teman-teman saya di SMK yang sukanya membuat kegaduhan kala di kelas, saya orangnya juga aktif sampai-sampai teman bilang kalau saya itu orangnya random(tidak menentu) walaupun begitu saya senang karena banyak yang mengatakan bahwa mereka nyaman berteman dengan saya dan saya pun menyadari hal tersebut. Saya juga adalah pendengar yang baik, saya terkadang dijadikan tempat curhat oleh teman-teman saya atau pacar saya pada waktu itu. Saya terkesan pemalu dan lebih cuek bila baru mengenal seseorang, namun itu hanyalah gambaran sementara, setelah jauh mengenal saya, pasti semua hal yang dikatakan tersebut akan berbanding terbalik. Terkadang dalam suatu obrolan yang ramai saya lebih suka diam dan memperhatikan teman-teman saya, dan sesekali menyampaikan sesuatu. Saya cukup mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga saya cepat dengan mudah mendapatkan pertemanan. sering juga saya merasa bosan apabila mendapatkan hal-hal yang tidak berubah dalam suatu lingkungan, ataupun situasi yang membuat saya bosan (hal menunggu itulah yang membuat saya bosan).

Saya termasuk orang yang tertutup, hanya sedikit bersikap terbuka kepada teman-teman terdekat saja itupun hanya teman-teman yang bisa saya percaya saja.  Saya adalah pribadi yang disiplin,  saya selalu datang tepat waktu apabila ada janji atau suatu acara, menyelesaikan sesuatu tepat pada waktunya, dan mengerjakan sesuatu sesuai dengan waktunya. Saya adalah orang yang kadang pelupa akan hal-hal yang saya anggap itu tidak penting walaupun begitu hal-hal penting lainnya terkadang juga ikut terlupakan, tapi untuk mengatasi hal itu saya biasanya menggunakan yang namanya pengingat pada ponsel saya supaya dapat melakukan kegiatan-kegiatan penting agar tidak lupa, ini mungkin karena saya menyukai hal-hal yang terorganisir atau lebih suka mendahulukan kegiatan yang menurut saya penting, kegiatan yang akan dilakukan biasanya saya lakukan didalam memori otak  saya atau dalam telepon genggam saya, sehingga memudahkan saya dalam menentukan apa-apa hal yang harus saya lakukan terlebih dahulu.

Saya suka mendengarkan musik sambil bersenandung kecil apalagi pada saat mandi pun saya kadang sambil mendengarkan musik. Saya adalah orang yang suka pada tantangan atau hal-hal yang menantang yang membuat saya untuk terus berambisi sampai tujuan tersebut tercapai. Saya adalah orang yang bertanggung jawab dan baik, sehingga selama ini belum ada hal-hal yang bermasalah dengan teman,keluarga,dan orang sekitar saya. Saya lebih suka pada orang yang bersikap apa adanya karena mereka lebih asik untuk diajak berteman. Saya lebih suka mengalah karena saya benci dengan perdebatan. Saya juga tipe orang yang pemaaf, setiap kesalahan seseorang selalu saya maafkan dan lupakan dan saya juga tidak suka orang yang pendendam. Saya tidak suka dengan orang yang suka berbicara dengan suara yang keras yang terkesan heboh sendiri karena menurut saya hal tersebut tidak sopan dan patut.

Saya adalah seseorang yang sangat mencintai keluarga,saya lebih suka menikmati liburan bersama keluarga dirumah dibanding bermain dengan teman, karena akhir pekan menurut saya adalah waktu untuk keluarga,dan hari yang lain waktu untuk berprogres dan belajar. Terkadang pula saya bermain bersama teman-teman diakhir pecan dengan nongkrong di warung kopi dekat rumah saya, mengobrol membahas hal yang tidak penting, saling bercanda, dan lainnya sekedar untuk menghilangkan penat.

Saya mempunyai hobi yang berubah-ubah. Dulu saya sangat suka dengan sepakbola,namun seiring berjalannya waktu hobi itu tiba-tiba berubah. Semenjak saya kelas 11 SMK saya mulai mengikuti yang namanya beladiri Pencak Silat dan itu menjadi hobi saya sampai sekarang ini. Tahun 2018 saya mengikuti Pencak Silat pada waktu itu hanya 3 orang saja termasuk saya dan seiring berjalannya waktu jumlah orangnya pun bertambah sekitar 10 orang, saya sering melakukan latihan bersama setiap hari sabtu dan minggu sore hari. Tahun 2019 kurang lebih setahun saya lulus dari Perguruan Pencak Silat yang saya ikuti, lulus bukan berarti selesai tetapi harus juga menjadi bagian (terikat) dari Perguruan dan tetap menjalankan kewajiban sebagai Warga dari Perguruan tersebut (warga adalah sebutan untuk anggota yang sudah lulus), salah satu kewajiban yang paling penting adalah mencari murid baru untuk di didik dan diajarkan pencak silat mulai dari 0 sampai lulus seperti pada masa saya masih latihan sebagai syarat untuk mendapatkan KTA (Kartu Tanda Anggota) dan alhasil saya berhasil meluluskan sekitar 5 orang warga baru pada tahun 2020. Saya pernah mengikuti kejuaraan Pencak Silat tingkat Kabupaten di tahun 2020 pada bulan Januari dan Alhamdullilah saya mendapatkan Juara 3 di kelas A dewasa putra.

Begitulah diskripsi singkat mengenai diri saya, saya selau berusaha untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam diri saya, dan tidak menjadikan kekurangan yang ada dalam diri saya sebagai suatu halangan untuk bisa lebih baik.

No comments

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri yang Diunggulkan

Sejarah Sistem Digital

SEJARAH SISTEM DIGITAL Salah satu sistem digital paling awal adalah sistem telepon dial. Pulsa yang dihasilkan dengan mengakt...

Mengenai Saya

Berhubung baterai saya tinggal 1%, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahul

Postingan Populer