Mengenal Bahasa Pemrograman Python
Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang ditafsirkan, berorientasi objek, dengan semantik dinamis. Struktur data bawaan tingkat tinggi, dikombinasikan dengan pengetikan dinamis dan pengikatan dinamis, membuatnya sangat menarik untuk Pengembangan Aplikasi Cepat, serta untuk digunakan sebagai bahasa skrip atau perekat untuk menghubungkan komponen yang ada bersama-sama. Sintaks Python yang sederhana dan mudah dipelajari menekankan pada keterbacaan dan karena itu mengurangi biaya pemeliharaan program. Python mendukung modul dan paket, yang mendorong modularitas program dan penggunaan kembali kode. Penerjemah Python dan pustaka standar yang luas tersedia dalam bentuk sumber atau biner tanpa biaya untuk semua platform utama, dan dapat didistribusikan secara bebas.
Seringkali, programmer jatuh cinta dengan Python karena peningkatan produktivitas yang disediakannya. Karena tidak ada langkah kompilasi, siklus edit-test-debug berjalan sangat cepat. Men-debug program Python itu mudah: bug atau masukan yang buruk tidak akan pernah menyebabkan kesalahan segmentasi. Sebaliknya, ketika interpreter menemukan kesalahan, itu memunculkan pengecualian. Ketika program tidak menangkap pengecualian, penerjemah mencetak jejak tumpukan. Debugger level sumber memungkinkan pemeriksaan variabel lokal dan global, evaluasi ekspresi arbitrer, menyetel breakpoint, menelusuri kode baris pada satu waktu, dan seterusnya. Debugger ditulis dengan Python itu sendiri, membuktikan kekuatan introspektif Python. Di sisi lain, seringkali cara tercepat untuk men-debug program adalah dengan menambahkan beberapa pernyataan cetak ke sumbernya: siklus edit-test-debug yang cepat membuat pendekatan sederhana ini sangat efektif.
Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman Python
Bahasa Python pertama kali dikembangkan oleh Guido Van Rossum di tahun 1990. Ini merupakan perkembangan dari bahasa pemrograman ABC yang diteliti sebelumnya. Pada tahun 2000 pengembangan bahasa Python diambil alih oleh perusahaan komersial bernama BeOpen.com. Seiring perkembangan zaman, Python terus dikembangkan oleh Python Software Foundation bersama dengan Guido. Hak ciptanya pun sudah diurus pada saat itu.
Nama Python sendiri dipilih karena kecintaan Guido pada sebuah acara televisi berjudul Monty Python’s Flying Circus. Bahkan beberapa ungkapan dari acara tersebut seringkali muncul pada antarmuka bahasa Python. Bahasa pemrograman yang satu ini bisa dikatakan sebagai jenis interpretatif multiguna yang didesain untuk berfokus pada pembacaan sintaks secara berurut. Sehingga jika Anda salah menentukan urutan, maka tidak bisa terbaca.
Disamping memiliki struktur, bahasa ini juga memiliki daftar pustaka yang lengkap. Python juga mendukung multi paradigma, namun keunikannya adalah tidak dibatasi. Python bisa dikatakan sebagai bahasa yang dinamis karena memiliki manajemen memori yang otomatis. Saat ini Python bisa dijalankan oleh berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Java Virtual Machine dan lain sebagainya.
Alasan Belajar Bahasa Pemrograman Python
1. Mudah dipelajari
2. Merupakan salah satu bahasa pemrograman yang populer
3. Banyak program yang mengunakan bahasa Python
4. Menambah pengetahuan
5. Bahasa yang user-friendly
5. Extensibility Python
7. Peran Python dalam Big Data dan Otomasi
8. Memiliki banyak library
9. Python digunakan di banyak perusahaan besar
10. Banyak software yang menggunakan Python
Keunggulan Belajar Bahasa Pemrograman Python
Simple Tapi Powerfull
